BKMT Lampung Utara Gelar Pengajian Akbar: Bangun Kemerdekaan Fisik, Hati, dan Akhlak

Oplus_131072

Kotabumi – Suasana penuh kekhusyukan menyelimuti Gedung Pusiban Kotabumi saat berlangsungnya Pengajian Akbar dan Dzikir Bersama yang digelar Badan Komunikasi Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Lampung Utara, Jumat (21/8/ 2026).

Kegiatan ini menghadirkan penceramah Ustadz Dr. Asep Holis Nurjamil. Pengajian berjalan dengan lancar serta tertib. Pengajian akbar ini diselenggarakan khusus dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Turut hadir dalam kegiatan, Wakil Bupati Lampung Utara, Romli, S.Kom., S.H., M.H., Ketua TP-PKK Propinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza, S.E., M.M. beserta jajaran pengurus, Ketua TP-PKK Kabupaten Lampung Utara drg.Meri Farida Hamartoni beserta jajaran pengurus, Ketua BKMT Lampung Utara Hj.Merry, S.Ag., serta masyarakat dan pengurus beserta anggota BKMT Lampung Utara.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Romli menyampaikan pesan mendalam tentang makna kemerdekaan dan arah pembangunan daerah.

“Dalam perjalanan hidup, manusia tidak hanya membutuhkan kekuatan untuk melangkah, tetapi juga membutuhkan cahaya untuk mengetahui ke mana langkah itu diarahkan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kegiatan seperti pengajian dan dzikir bersama merupakan bagian yang tak terpisahkan dari pembangunan daerah, guna mewujudkan masyarakat yang berakhlak, rukun, dan saling peduli.

“Kita semua tentu ingin agar Lampung Utara bukan hanya tumbuh pembangunan secara fisiknya saja, tetapi juga tumbuh dalam iman, akhlak, persaudaraan, dan kepedulian sosial,” tegasnya.

Di akhir sambutanya, Wakil Bupati Romli memanjatkan harapan agar doa-doa yang dipanjatkan menjadi berkah bagi seluruh daerah.

“Mudah-mudahan, melalui doa-doa yang dipanjatkan di momentum pengajian ini menjadi pelita yang menerangi jalan Lampung Utara, menjadi peneduh bagi masyarakatnya, dan menjadi benteng bagi daerah yang kita cintai dari segala marabahaya, musibah, dan bencana,” pungkasnya.

Kegiatan berjalan penuh kehangatan, diisi dengan dzikir, ceramah, dan doa bersama sebagai wujud syukur atas kemerdekaan sekaligus penguatan spiritual dalam memajukan Kabupaten Lampung Utara. (Mas,ud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *