Warga Keluhkan Jalan Rusak Akibat Aktivitas Lapak Singkong Farhan, Pemilik Lapak Membantah

Oplus_131072

TULANGBAWANG BARAT, NB-Masyarakat Tiyuh Tirta Makmur, Kecamatan Tulangbawang Tengah (TBT) mengeluh atas kerusakan atas kerusakan jalan yang diduga disebabkan oleh aktivitas keluar masuk kendaraan bermuatan singkong yang masuk ke Lapak Singkong Farhan.

Hal tersebut disampaikan salah seorang warga setempat yang enggan namanya disebutkan.

Menurutnya, semenjak lapak singkong Farhan aktif beroperasi, jalan lingkungan menuju pemukiman di belakang kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tubaba menjadi rusak.

Sebab, banyak mobil bermuatan singkong yang over kapasitas memasuki jalan lingkungan yang spesifikasinya bukan untuk mobil bermuatan banyak.

Apalagi, lanjutnya, intensitas keluar masuk mobil bermuatan singkong itu relatif tinggi. Sehingga dikhawatirkan dapat menimbulkan kerusakan parah jika teruskan.

“Mulai dari lapak ini berjalan sampai hari ini. Jalan ini makin rusak, jalannya sudah bergelombang. Kalau dibiarkan, Lama-lama makin hancur ni jalan,” Kata dia, Jum’at (16/5/2025).

Warga juga menyoal terkait bau busuk singkong yang menyengat saat musim penghujan. Sebab, singkong yang lama terbengkalai dilapak menimbulkan bau tak sedap.

Bahkan, warga juga meminta agar pemilik lapak menutup lapaknya sampai jalan tersebut diperbaiki.

Sementara itu, pemilik lapak singkong Farhan, Budi membantah hal tersebut, menurutnya, kondisi jalan yang rusak di gang tersebut bukan disebabkan oleh aktivitas lapak.

Menurutnya, jalan tersebut sudah rusak sebelum lapak miliknya beroperasi.
Justru, kata Budi, jalan tersebut ia yang memperbaikinya.

” Ini dulu jalannya banyak lubang. Saya yang memperbaiki,” Kata dia saat dikonfirmasi wartawan di lapaknya.

Terkait bau tak sedap akibat singkong, Budi menyebut bahwa singkong tidak berbau disaat musim panas seperti ini.

” Kalau musim panas begini mana ada bau busuk. Singkong kering,” Pungkasnya. (Ist)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *