Tubaba Football League U-17 Resmi Bergulir, Sepak Bola Usia Muda Menuju Prestasi Nasional

Tubaba,NB— Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba), Ir. Novriwan Jaya, S.P., bersama Wakil Bupati Tubaba, Nadirsyah, menghadiri dan menyaksikan secara langsung Pembukaan Tubaba Football League U-17 Season 1 Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Tiyuh Kibang Budi Jaya, Kecamatan Lambu Kibang, Selasa (2/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam mendukung pembinaan dan pengembangan sepak bola usia muda di Kabupaten Tulang Bawang Barat, sekaligus sebagai wadah untuk menjaring dan mengembangkan talenta-talenta muda berbakat yang diharapkan mampu berprestasi di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.

Ketua Pelaksana Tubaba Football League U-17, Alpredo Isnopendi, menjelaskan bahwa kompetisi yang mengusung tema “Membangun Kolaborasi Meraih Mimpi, Menggapai Prestasi Mendunia” ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam mendukung pembinaan sepak bola usia muda di Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Menurutnya, kompetisi ini tidak hanya menjadi ajang pertandingan semata, tetapi juga menjadi sarana untuk menjaring, membina, dan mengembangkan bibit-bibit pesepak bola muda yang berpotensi menjadi atlet berprestasi di masa depan.

“Kompetisi ini diikuti oleh 10 klub sepak bola yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Tulang Bawang Barat. Seluruh peserta dibagi ke dalam dua grup dan akan menjalani kompetisi selama sembilan pekan dengan total 48 pertandingan yang digelar secara bergilir di sejumlah kecamatan,” ujar Alpredo.

Ia menambahkan, selain mendukung pembinaan atlet muda, pelaksanaan kompetisi juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat dan pelaku UMKM di sekitar lokasi pertandingan.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Tulang Bawang Barat, Novriwan Jaya, menegaskan bahwa Tubaba Football League U-17 merupakan bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat dalam membangun sistem pembinaan sepak bola usia muda yang berkelanjutan.

Menurut Novriwan, kompetisi ini tidak semata-mata bertujuan mencari juara, melainkan menjadi wadah pembentukan karakter, peningkatan kemampuan, serta pengembangan talenta muda sepak bola daerah.

Ia menjelaskan bahwa penggunaan jersey Tim Nasional Indonesia pada seremoni pembukaan menjadi simbol harapan besar agar para pemain muda Tubaba memiliki motivasi tinggi untuk terus berkembang dan suatu hari mampu mengharumkan nama daerah maupun Indonesia di level yang lebih tinggi.

“Keberhasilan kompetisi ini tidak hanya diukur dari hasil pertandingan, tetapi dari sejauh mana kompetisi mampu melahirkan pemain-pemain muda yang disiplin, sportif, bermental kuat, dan memiliki kualitas untuk bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” kata Novriwan.

Ia juga mengajak seluruh unsur yang terlibat, mulai dari pengurus PSSI, pelatih, wasit, klub, hingga para pemain untuk menyatukan visi dalam membangun sepak bola Kabupaten Tulang Bawang Barat yang lebih maju dan berprestasi.

Sementara itu, pelatih nasional Rahmad Darmawan memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat atas inisiatif menghadirkan kompetisi usia muda yang dinilai mampu menjawab salah satu tantangan terbesar dalam pembangunan sepak bola nasional.

Menurut Rahmad, keberhasilan pembangunan sepak bola setidaknya ditopang oleh empat aspek utama, yakni peningkatan kualitas kepelatihan, penyediaan infrastruktur yang memadai, pembinaan usia dini dan usia muda, serta tersedianya kompetisi yang rutin dan berkelanjutan.

“Saya melihat apa yang dilakukan Kabupaten Tulang Bawang Barat hari ini merupakan langkah yang sangat tepat. Kompetisi ini mendorong pelatih untuk terus berkembang, memacu peningkatan infrastruktur olahraga, serta memberikan ruang bagi pemain muda untuk memperoleh pengalaman bertanding yang sangat dibutuhkan dalam proses pembinaan,” ujarnya.(Budi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *