Dugaan Lambat Penangan Seorang Bocah Meninggal Dunia Viral,Netizen Bongkar keburukan Pelayanan Rumah sakit umum handayani

LAMPURA, Viral Seorang laki-laki mengamuk di ruangan UGD Rumah sakit umum handayani karena seorang bocah bernama Ananda ATR.

tahun sebelumnya sempat menjalani perawatan di ruang rawat intensif meninggal dunia.Dalam video unggah berdurasi 02,18 detik

tersebut Seorang laki-laki berkata bahwa penangan Rumah sakit umum handayani kurang.

Penangan rumah Rumah sakit umum handayani kurang, lihat ini satpam -satpam, Ngomong kamurang berdua.

“Lihat ini, kaya mana kalau ini terjadi dengan anak kamurang, masuk jam berapa, keluar kamurang dokter,” ujar laki-laki dalam video tersebut sambil menjerit dan merekam seluruh ruang UGD Rumah sakit umum handayani.

Bukan Rumah sakit Lampung Selatan aja yang viral, Rumah sakit umum handayani Lampung Utara,kita viral in juga.

Nggk mungkin mati anak itu kalau bukan kurang penangan kamurang, kamurang kan tahu kami itu dari jam berapa diruangan itu, keluar kamurang dokter -dokter,”ujarnya dengan menujungkan kesel atas perbuatan dokter dan perawatan ruang UGD.

Dugaan lambat penangan seorang bocah di Lampung Utara meninggal dunia saat menjalani perawatan di ruangan UGD Rumah sakit umum handayani, menuai sorotan publik.

Persoalan tersebut semakin ramai setelah informasi terkait dugaan kurangnya penangan pasien beredar berbagai media sosial.

Sebagaimana dikutip akun facebook Edi Hamzah, Sabtu (15 Agustus 2026)sejumlah warganet mengaku pernah mendapatkan pelayanan dan penangan Rumah sakit umum handayani Lampung Utara buruk.

Salah satunya akun,dewi aryani Saja, yang mengaku mengalami trauma setelah mendapatkan perlakuan tidak ramah, dam semua petugas nya ketus.

“Saya trauma Dan ini untuk terakhir kalinya melahirkan dirumah sakit Handayani, karena perlakuan seluruh petugas ya tidak ramah.,”tulisnya.

Komentar serupa disampaikan akun ,Azizah iza, Ia mengaku pernah mendapat perlakuan dan penangan buruk.

“Ia benar itu, kami datang dari altn, dua hari dulu baru di tangani,” tulis akun tersebut.

Sementara akun, yuli az Zahra, ia mengaku dan bersaksi pernah mengalami persoalan ketika mengantarkan anak tetangganya yang kena kejang dan minta untuk melengkapi berkas anak tersebut.

“saya bersaksi, bahwa saya juga pernah di posisi seperti itu, dlu waktu nganterin anak tetangga yang kena kejang, kami dari rumah sudah tidak karuan,tah mana jilbab,tah mana sendal,tah mana baju yang layak, pokoknya saya gass Bawa motor kayak orang mabok.

“waktu itu posisi subuh, gumpek dibawa ke Rs ini, Sampek di ugd ketemu perawat nya malah suruh saya pulang untuk melengkapi berkas, setelah sesampai di ruang sakit, malah ketemu perawat yg tenang damai kaya orang tidak ketemu pasien yang gawat, Salut lah dengan perawat-perawat itu,” tulisnya.

Tak sampai disitu, akun malla astutty” turut membagikan pengalaman saat mengalami pendarahan dan mendapat perawatan di Rumah sakit umum handayani.

“Dulu saya waktu pendarahan di rawat di Handayani waktu saya transfusi darah badan menggigil luar biasa manggil perawat sampai berkali-kali memanggil perawat Namun, satu tidak ada satu respon dan datang, setelah ibu saya marah-marah baru mendapat penanganan dari perawat nya,” tulisnya.

Kemudian, akun uan Mawan, membenarkan dan mengaku kurang memuaskan dalam pelayan dan penanganan di Ruang UGD Rumah sakit umum handayani.

“Untuk penanganan UGD di Rumah sakit umum handayani memang sangat sangat kurang memuaskan. Terutama dokternya (dokter laki berkacamata), bahkan untuk menyampaikan keluhan saja tidak di gubris, dam tidak dengar sama sekali, d suruh nunggu, giliran nunggu, lama banget semau dokternya memeriksa, setelah di periksa cuman seadanya bentar doang.

Kalau untuk perawat mungkin mereka perawat tidak berbuat banyak, tergantung apa kata dokternya, tapi kalau dokternya memang parah banget ini belagu,ngesok bahkan semau mau mereka.

Deretan, 381 menyukai, 104 komentar dan 173 membagikan tersebut menunjukkan bahwa isu pelayanan Rumah sakit umum handayani Lampung Utara menjadi perhatian masyarakat dan warganet.

Sementara itu, Sisi, selaku layanan customer service Rumah sakit umum handayani Lampung Utara meminta media ini kembali pada hari Selasa.

“Untuk terkait dungan lambat Penangan Seorang pasien Bocah Meninggal Dunia itu, kesini hari Selasa karena direktur atau humas lagi tidak ada ditempat,”kata Sisi, ketika di konfirmasi media ini.(SARIPUDIN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *